 Yayasan Pembangunan Berkelanjutan didirikan seiring dengan Rio Summit tahun 1992, yang menerapkan komitmen untuk pembangunan berkelanjuta. Dalam pembangunan berkelanjutan sebagai arah pembangunan baru,tercakup pembangunan yang memperhatikan keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan, selain kepentingan pertumbuhan ekonomi. Para pendiri YPB melihat pentingnya Indonesia menerapkan arah pembangunan berkelanjutan untuk memastikan bahwa Indonesia dapat memberikan kehidupan yang layak bagi rakyatnya untuk sekarang dan generasi mendatang. Kurun 1992-2002
Pada kurun 1992-2002. YPB mempunyai program utama bersama jaringan LEAD (Leadership for Environment and Development) yang mempromosikan pembangunan berkelanjutan melalui LEAD associate Training (LAT). Peserta LAT adalah mid career professional dari sektor pemerintah,swasta,lemaga akademis,LSM dan media massa. LAT dilakukan ditingkat nasional,regional dan internasional, dengan masa pelatihan 50-80 hari. Dalam kegiatan LAT peserta mendalami isu pembangunan,bertukar pikiran,menghayati berbagai masalah di berbagai negara dan sekaligus membangun kerjasama. Mereka yang teah menyelesaikan kegiatan LAT kemudia menjadi LEAD Associate Fellows. Kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh ROckfeller Foundation. Program baru ini menjakangkau lebih banyak peserta dengan memanfaatkan berbagai perangkat analisa dan perangkat terapan yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan sehingga pembangunan berkelanjutan tidak saja dipahami sebagai wawasan namun juga diarahkan sebgai kerangka analisa dan diterapkan dalam kegiatan sehari hari. Untuk mendukung seluruh program baru tersebut berbagai mitra pendukung telah dibangun. Sejak 2004 sampai 2007 YPB telah mendapatkan dukngan dari berbagai pihak antara lain Ford Foundation,CIDA.Darwin Initiative,UNIDO,British Embassy,LEAD International dan berbagai kontribusi lainnya.
|